[Travel Story] Phi Phi Don Journey


La Séghãr

Badan lumayan rontok ya setelah kemaren seharian dihajar keliling pulau, saatnya hari ini untuk bersantai aja menikmati Phi Phi Don Island. Sebagai pulau terbesar dan paling civilized seantero kepulauan di Laut Andaman, sekedar jalan-jalan keliling pulau sembari tebar pesona tak ada salahnya. Emang pas sik ya ini pulau letaknya, kalo kata mbak Feny lokasi, lokasi, dan lokasinya yg juara. Mau ke Phuket ato ke Krabi sama aja jaraknya sekitar 1,5 jam. Apalagi dengan operator angkutan yg handal, bahkan sampai Langkawi kalo gak salah baca ada rute kapalnya.

Biarpun berada antah berantah ditengah laut, bisa dibilang Phi Phi Don ini lengkap banget sarana dan prasarana pariwisatanya. Mulai dari restoran, kafe, food stall, penjual souvenir, penginapan, money changer, toko kelontong, operator diving, operator tour memadati area diseputaran Ton Sai area. Bahkan tempat gaul anak muda Jecarda yg lagi hits *kita sebut saja Sevel* sampe ada 2 biji dalam jarak yg berdekatan. Cuman yg disini gak ada tempat nongkrongnya *gak asyik ah*. Kalo perumahan penduduknya agak melipir dikit sik ke tengah pulau. Buat yg muslim, jangan ragu dan jangan bimbang, karena di Phi Phi Don ini ada di Thailand selatan,maka banyak yg memeluk agama Islam, bahkan ada masjid ditengah pulaunya.

Kosher restorante

Setelah kemaren seharian maen aer, hari ini mo maen di daratan aja. Maenlah kami ke Phi Phi View point yg ada di titik tertinggi pulau ini. Melewati jajaran pertokoan dan penginapan, mengantarkan kami menuju anak tangga menuju Phi Phi View Point. Seru aja sik melewati toko-toko dan rumah penduduk ini, jadi semacam labirin alami gitu, tapi jangan takut dan jangan bimbang kalau khawatir akan tersasar, petunjuk arahnya jelas terpampang nyata bener. Siapkan fisik dan stamina ya kalo mo ke Phi Phi View Point, ratusan anak tangga sudah siap menyambut sebelum View Point 1. Oh ya jangan salah kostum juga kalo mo kesini, mending make kaos yg nyerep keringet dan sepatu yg enak buat jalan *lirik diri sendiri yg make kemeja*.

Phi Phi Island View Point

Dengan berbekal donasi THB 20, udah bisa menikmati keindahan alam Phi Phi Don dari ketinggian, kalau mau view yg lebih paripurna lagi, bisa dilanjutkan ke view point 2 yg letaknya lebih tinggi. Dari titik tertingi pulau Phi Phi ini, kita dapat melihat Menara Saidah Ton Sai Bay, Loh Dalam Bay, dan Ko Phi Phi Leh, buat menghilangkan dahaga setibanya sampai di puncak gemilang cahaya, boleh loh pesen aer kelapa muda ato Thai tea yg seger banget itu di warung yg ada disana.

Entrance

Hilang dahaga dan puas memandangi keindahan alam Phi Phi Island dari atas bukit, saatnya untuk kembali ke Phuket. Sembari menunggu kapal jemputan dateng, kami pun berkeliling kota naek delman istimewa kududuk dimuka pak kusir Tonsai Bay. MElongok kesana kemari, banyak banget toko souvenir, restoran internasional, dan juga tour agent buat diving. Oh ya, kalo mau bawa duit keras, mending tuker ke US Dollar ato mata uang yg lain, Swedish Krone misalnya. Karena itu sebagian dari foreign currency yg diterima oleh bank resminya, kalo bawa duit Rupiah …. jangan ke Phi Phi karena gak diterima duitnya. mending ke Mangga Dua ….

Signage

Alley

Coffeeshop

Stairways

Sneak peek

RGB

Ado randang indak yo ??? *@ Unni’s Resto”

Oleh-olehnya khaaaa khaaaa

Loh Dalam Beach, Phi Phi Don Island

Beach hawker

Local bakery shop

Main street

Watch your back J.Co and friends

Next destination ??? *more photo here*

Advertisements

4 thoughts on “[Travel Story] Phi Phi Don Journey

  1. itu bakery shop yg udah dieman-emanin buat makan di Karon…eh ketinggalan di lobby hotel. Padahal tepung dan bahan-bahannya impor direct from yurep ya *foto diri di yurep ala ala ownernya*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s